Berita

Seputar Perumda Pasar Kota Tangerang
Senin, 16 Januari 2023

Wali Kota Tangerang Minta Perbanyak Mobil Pasar Keliling Buat Blusukan

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten

menyebutkan kalau angka inflasi di Kota Tangerang jadi paling yang terendah di Banten.

Dari data yang didapatkan, inflasi di Kota Tangerang sebesar 4,56 persen dan IHK 111,82.

Alhasil, Pemerintah Kota Tangerang dinilai berhasil tekan angka inflasi.

Terlebih, Kota Tangerang juga mengalami deflasi atau penurunan harga sebesar

0,13 persen.

Kemudian, tingkat pengangguran Kota Tangerang pun turun jadi 7,13 persen dari

sebelumnya 9,07 persen.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengungkapkan, berharap hal tersebut

bisa menjadi momentum titik balik pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

"Secara statistik menunjukkan tren positif untuk laju pertumbuhan ekonomi di

Kota Tangerang.Karenanya ini semua harus kita pertahankan dan tingkatkan terus

pertumbuhannya," kata Arief dalam keterangannya, Senin (16/1/2023).

Ia pun meminta pasar-pasar keliling yang disediakan pihaknya agar diperbanyak.

"Agar semakin menjangkau masyarakat, saya minta agar diperbanyak pasar-pasar keliling dan

pastikan stok barang-barang kebutuhannya selalu tersedia," ungkap Arief.

Arief menambahkan, kehadiran pasar-pasar rakyat termasuk pasar keliling tersebut merupakan

salah satu upaya untuk menjaga agar aktifitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan.

"Dengan diperbanyak pasar-pasar keliling ini diharapkan dapat memotong mata rantai pasokan

sehingga harga-harga bisa tetap terjaga. Tidak dimainkan oleh para spekulan," ujar Arief.

Sebagai informasi, pasar keliling yang dimaksud adalah mobil Si Jampang (belanja gampang).

Si Jampang akan berkeliling ke permukiman-permukiman menjajakan sayuran dan kebutuhan bahan pokok

masyarakat Kota Tangerang.

Tujuan diluncurkan mobil Si Jampang adalah untuk memudahkan masyarakat dalam berbelanja dan menstabilkan harga.

"Tujuannya harga-harga yang ada lingkungan masyarakat sesuai dengan harga yang berada di pasar induk," kata Arief beberapa

waktu lalu.

"Jadi penjual yang di lingkungan warga bisa menyesuaikan sehingga tidak terlampau tinggi tidak membebani masyarakat,"

sambungnya.

Menurut Arief, pihaknya berharap masyarakat bisa membeli bahan pangan dari Si Jampang.

Sementara, Kepala PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati menerangkan, terdapat lima unit mobil Si Jampang di Kota Tangerang

yang akan keliling.

Menghadirkan berbagai macam kebutuhan pokok, mulai dari sayur mayur hingga sembako.

Seperti minyak goreng, beras, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, berbagai macam cabai, bumbu dapur hingga buahan.

"Nanti mobil ini akan keliling keperumahan-perumahan, dan jalan-jalan lingkungan, harganya sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET)

yang ada di pasar-pasar induk," jelas Titien

Titien Mulyati melanjutkan, saat ini lima unit Si Jampang sudah beroperasional secara bertahap.

Sambil dilakukan penguatan koordinasi wilayah, untuk memetakan pergerakan Si Jampang yang lebih masif ke jalur-jalur permukiman.

"Perumda Pasar tidak mau pergerakan Si Jampang mengganggu aktivitas jual beli pedagang yang sudah ada. Sehingga, perlu dilakukan penguatan pemetaan jalur

oleh Camat, Lurah beserta jajarannya. Pastinya, antusias ibu-ibu sudah Perumda Pasar dengar, dengan itu seluruh pegawai akan bekerja lebih keras, untuk pergerakan

Si Jampang ke permukiman warga bisa lebih cepat dirasakan secara nyata," katanya.